Pages

Wednesday, June 6, 2007

Based on or Inspired by True Story

film yang paling gue suka adalah film yang berlabel "based on true story," "inspire by true story," and sort of. film-film seperti ini pasti bisa membuat mata gue basah karena rata-rata ceritanya mengharukan.

alasan gue suka film-film seperti ini adalah karena kejadian di dalam filmnya yang mendekati kenyataan. tidak seperti film Ocean's Thirteen yang hari Minggu lalu gue baru tonton. the action is hardly impossible to do in reality, right? ceritanya juga boong banget. masa sudah lama jadi incaran polisi komplotan Ocean bebas banget menampakkan diri mereka.

kalau film dengan tema-tema gue sebut sih, jarang banget kejadian yang bisa kita ragukan bisa terjadi di dalam kehidupan nyata. terus pada umumnya film-film seperti ini sangat menggugah. entah menggugah perasaan atau juga hati nurani.

so, anybody who read this blog entry, please submit movies with "true story" theme that you ever watched dan looks good in your eyes.

tadi gue baru saja nonton Invincible yang diperankan Mark Wahlberg.

rumah sakit raden saleh?

baru saja dapat sms dari teman gue. dia nanya apakah rumah sakit raden saleh itu ada di Jakarta atau bukan. ask few person di YM, nobody knows. search di Google, nemunya malah link ke RSCM dan artikel tentang banyaknya aborsi di rumah sakit raden saleh di ibukota. (itu karena gue search pake tanda kutip "rumah sakit raden saleh")

then, gue nyari pake "rumah sakit" "raden saleh." baru deh ketemu rumah sakit yang letaknya di jalan raden saleh. ternyata rumah sakit pgi cikini..

Cikini hospital is renowned for its spacious halls, graceful rooms and skilled nurses and physicians. Originally known as Raden Saleh Mansion, the building was constructed in 1852 by prominent Indonesian painter and nobleman, Raden Saleh. In 1898, Adriana Josina Kooman-de Graaf bought it and transformed it into a hospital and a nurses' academy. Now the hospital is the center of dialysis treatment and kidney transplantation. Call in advance to arrange for a tour of the premises. taken from here

belum gue sempet tekan Send di Thunderbird gue, dia malah minta alamat lengkapnya.. kok bisa tau ya dia gue lagi di warnet?

Tuesday, June 5, 2007

bosen mampus

baru seminggu gue libur..
rasanya sudah bosen pengen mampus..
mana sakit perut gue sepertinya belum sembuh lagi..
sepeda Hans yang biasa gue pake untuk keliling Jakarta juga lagi rusak..

ada kerjaan sih hari Jumat dan Sabtu ini..
wisuda di kampus gue..
semoga saja nanti gue bisa difoto pake stola S2 -tahun lalu gue difoto pake stola DTh./S3-
S1 nya ntar pas memang benar-benar lulus..

ah..
tulisan ini cuma tulisan gak penting orang yang sedang merasa bosan dengan libur yang masih 2 bulan lagi..

Monday, June 4, 2007

Jadi Kangen

tadi sewaktu makan malam, gue ngeliat seorang cewek yang baru masuk ke tempat makan itu. wajahnya mengingatkanku ke seorang cewek di kampusku yang lama. putih dan imut-imut. gue perhatiin gayanya juga mirip. jadi kangen gue ama teman gue itu.

Ocean's Thirteen

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Film ini film yang sangat pantas untuk ditonton. Apalagi buat yang sudah nonton Ocean's Twelve. Memang sih bukan sambungan langsung dari film O12, tetapi ada tokoh yang kita bakalan gak ngerti ngapain muncul kalau gak nonton O12 - walaupun cuma si Toulour doang. (Gue sengaja nonton O12 semalam sebelumnya supaya bisa ngerti film O13).

Cerita masih berkisar kepada dendam. Kali ini si Reuben, salah satu anggota komplotannya Ocean ditipu sama Bank (diperankan Al Pacino) sehingga Reuben stroke. Ocean meminta Bank untuk mengembalikan hak Reuben. Pastinya gak mau lah dia. Kalau Bank mau, filmnya cuma sampai segitu doang dong?! Nah, cerita kemudian berlanjut kepada upaya komplotan Ocean untuk ngerjain si Bank.

Ah, gue cuma mau cerita sampe segitu aja mengenai cerita filmnya.. Kalian tontonlah..

Mengenai jalan cerita, masih seperti sekuel Ocean's sebelumnya, film ini memang menawarkan unpredictable story. FBI-nya ternyata adalah censored, dan si Toulour cuma dapat censored. Sayang, lebih tak terduga Ocean's Twelve sih, menurut gue.

Film ini juga menyuguhkan banyak bagian yang membuat kita bisa tertawa. Ini terbukti sewaktu nonton bareng kemarin, banyak bagian yang membuat penonton tertawa, seperti Ocean menonton Oprah dan menangis. Rusty tertawa melihat Ocean menonton Oprah, tetapi malah ikut menangis setelah ikut menonton. Pendapat Sammy, teman gue sewaktu nonton kemarin, yang menarik dari film ini Oprah ternyata gak dibuat hanya sebagai selingan doang. Di akhir cerita Oprah dimunculkan lagi.

Pertanyaan yang tersisa setelah menonton film ini, mengapa disebut Ocean's Thirteen? Padahal tokoh yang nambah cuma satu tokoh.. dan the 12th person di O12 juga gak muncul sama sekali di film ini..

Nilai moral dari film ini: jangan serakah!

Btw, premiere-nya masih tanggal 8 Juni ini ya? Berarti kemarin nontonnya kecepetan dong?!

picture was taken from http://www.impawards.com/2007/oceans_thirteen.html

Kambuh Lagi?!

I don't know what happen with my stomach. I just know that I feel my stomach is aching.

This morning, I even poop in my own pants. I thought that the air that was gonna out, but it was shocking when I realized that the things out was not the air but fluid. (I memang mencret). Enough saying..

After clean up myself, I watched TV. Espresso Morning in antv. Then I went to sleep.

Woke up at about 9.30, I got myself something to eat. Then, when I came back home, I went to sleep again.

Woke up again about 2.30 pm, I felt my stomach still aching. I went to had myself a lunch. Just like before, I went to sleep again after came back home.

And now, I just came back from had my dinner. Not straight to have another sleeping, but write this blog entry in warnet. Guess what? The stomach ache kambuh lagi. Damn!

Sunday, June 3, 2007

Gue dan Sammy di Plaza Senayan XXI


gue iseng minjam hape si Sammy dan ngambil foto sewaktu dia ngaca dan sekalian guenya juga kelihatan..

tadi gue dan Sammy pergi nonton di Plaza Senayan XXI.. datang lumayan cepat, gue dan Sammy langsung ke studio 2, nama tempat yang tertera di undangan/tiket nonton gratis yang kami punya.. karena masih lama, kami menjajal kamar mandinya.. mewah euy.. lebih mewah dari kamar mandi di Plaza Senayan dan mirip-miriplah ama yang di Pondok Indah 21..

then, karena masih juga belum ada tanda-tanda pintu akan dibuka, gue foto si Sammy di depan pintu Studio 2.. lalu, datanglah dua orang cewek yang sepertinya dari MRA.. they brought the banner lalu dipasang deh banner FHM.. waktu gue tanya mana banner Esquire, katanya lagi gak ada..
gue pun minta si Sammy ngambil foto gue di dekat banner FHM..

sisanya, foto gelap di dalam studionya..