Pages

Tuesday, January 23, 2007

Need Opinion: Foto untuk Brosur Kampus

Gue memang bukan seorang fotografer -hanya tukang foto yang tak punya kamera. Tetapi, BAA kampus gue minta tolong gue untuk mengambil beberapa foto untuk dijadikan bagian brosur untuk pendaftaran mahasiswa baru kampus gue.


Yang menjadi pertanyaan gue: bagian apa saja yang seharusnya gue foto? Terus, gedung kampus gue -gedung yang paling bagus- bertingkat 5. Anglenya yang bagus dari mana ya?

Bangsat.. Withe diganti ama Kolev?

Bangsat.. Apa sih yang dipikirkan petinggi sepakbola Indonesia? Masa mengganti Withe dengan Kolev? Padahal ditangan Kolev dulu juga tidak menghasilkan prestasi apa-apa.. Kalau Indonesia tidak berhasil di Piala AFC 2007 di Singapura, itu bukanlah karena kesalahan pelatih. Itu salahnya petinggi sepakbola yang mengharapkan Withe bisa membuat Indonesia juara hanya bermodalkan pemain yang ada. Pemain Indonesia yang ada kan gak berkembang karena kebijakan petinggi sepakbola Indonesia juga.

Sekarang mau gimana lagi. Kolev udah ditunjuk. Kalau menurut gue sih, Indonesia gak akan menjadi apa-apa di Piala Asia 2007 nanti -selain menjadi penyelenggara-. Paling hanya akan menjadi juru kunci di grupnya -Indonesia satu grup ama Korea Selatan, Arab Saudi, dan Bahrain.

Monday, January 22, 2007

Warnet dan Cewek Cantik III

Sekuel ketiga dari Warnet dan Cewek Cantik!


Sekarang gue berada di warnet yang masih sama dengan yang ada di tulisan gue yang berjudul sama. Tulisan ini masih lanjutan dari sekuel Warnet dan Cewek Cantik.


Cewek cantik yang ada di tulisan itu ternyata bernama Sasa. Entah mengapa dulu aku dengar dia dipanggil dengan Lin. Mungkin dia punya nama panggilan lebih dari satu. Dari pengamatan gue sih, sepertinya dia anak design dan ngerti tentang web.


Sekarang beralih ke warnetnya. Ternyata nama warnetnya adalah Divi atau Digital Village. Gue hampir setiap hari ke warnet ini. Mau ngebrowse, checking email, posting jurnal, reply jurnal orang, etc. Karena hampir setiap hari, gue sering juga ketemu tuh cewek. Bahkan pernah duduk bersebelahan. Tetapi..


Parahnya, karena hampir setiap hari ke warnet ini, gue harus mengalihkan duit makan gue untuk bisa bayar billnya.

Baca "Perang Melawan Rakyat?"!

Tadi aku baca koran Kompas hari ini di perpustakaan kampus gue. Yang paling menarik buat gue adalah tulisan berjudul Perang Melawan Rakyat? oleh Romo Franz Magnis Suseno. Tulisan ini membuat gue tersadar kalau selama ini pemerintah, khususnya DKI Jakarta, sepertinya ingin orang-orang yang berada di Jakarta ini hanyalah orang-orang yang memiliki kemampuan ekonomi memadai. Bukankah kita sering berpendapat sama dengan pemerintah?

Sunday, January 21, 2007

DO=Putus Sekolah?

Tadi gue ada baca kalimat yang isinya kurang lebih seperti ini di koran Kompas -berhubungan dengan BOS atau Biaya Operasional Sekolah yang dikeluarkan oleh pemerintah- : Banyak siswa SLTP yang DO atau putus sekolah.


Gue bingung dong. Apakah DO -drop out- itu padanan dalam bahasa Indonesianya adalah putus sekolah? Bukannya DO itu -setahu saya- lebih cocok dipadankan dengan "dikeluarkan"?

Perasaanku bilang:"Waktuku sudah dekat."

[Beberapa hari yang lalu]
Ntah benar atau pun tidak, aku gak perduli.
Aku hanya tahu, perasaanku bilang: "Waktuku sudah dekat."


Kalau saja benar??
Kalau salah, ya syukur.. Betul?

Friday, January 19, 2007

Bangsat..

Bangsat.. Gara-gara gue cerita ke kakak gue tentang gue muntah, keluarga gue yang ada di Cengkareng mesti dateng ke tempat gue.. -Nyokap gue gak percaya amat sih gue cuma sakit perut biasa- Gara-gara mereka datang, gue gak jadi deh temenin seorang senior gue ke Harco Mangga 2 mau tanya-tanya tentang laptop.. Padahal gue udah janji semalam untuk nemenin..


Hanya tetap ada juga keuntunganku atas kedatangan mereka.. Makan siang gratis di dekat Tugu Proklamasi dan dana segar -walaupun tidak banyak, cukuplah untuk bayar ngenet sekarang ini-..