Kebetulan. Apakah memang kita tidak boleh mengatakan sesuatu terjadi karena kebetulan? Apakah segala sesuatu terjadi yang dapat dikategorikan kebetulan bukanlah hanya kebetulan semata? Bukankah kalau kita tidak menyebutnya sebuah kebetulan, maka kita akan berusaha mencari-cari alasan mengapa sesuatu yang terjadi kebetulan itu terjadi secara kebetulan?
Katakan saja begini. Aku sangat jarang online di awal tahun 2011 ini. (Mukjizat, bukan?) Aku hanya menuliskan beberapa tulisan di blog ini lewat email menggunakan Messaging di ponselku. Suatu hari di awal Januari ini, aku menulis sesuatu. Ternyata ada orang lain pula yang menulis status yang isinya bersinggungan dengan sesuatu itu. Bukan kebetulan kah?
Hal seperti itu terjadi berulang kali dalam 21 hari pertama tahun 2011 ini. Hanya kebetulan?
What (is) a coincidence? What a coincidence!
Katakan saja begini. Aku sangat jarang online di awal tahun 2011 ini. (Mukjizat, bukan?) Aku hanya menuliskan beberapa tulisan di blog ini lewat email menggunakan Messaging di ponselku. Suatu hari di awal Januari ini, aku menulis sesuatu. Ternyata ada orang lain pula yang menulis status yang isinya bersinggungan dengan sesuatu itu. Bukan kebetulan kah?
Hal seperti itu terjadi berulang kali dalam 21 hari pertama tahun 2011 ini. Hanya kebetulan?
What (is) a coincidence? What a coincidence!